Saturday, August 20, 2011

Tips Mencegah Mata Lelah Didepan Komputer


Berlama-lama di depan komputer tidak bagus untuk kesehatan mata. Mata menjadi mudah lelah, kering dan kepala menjadi pusing. Ini akibat pancaran radiasi monitor yang terlalu lama saat anda bekerja. Bagi anda yang harus menjalani pekerjaan di depan komputer, berikut ini merupakan Tips Mencegah Mata Lelah Di Depan Komputer:

  1. Jaga Jarak Pandang ke Monitor
    Jarak pandang aman Anda ke monitor disarankan sekitar 20-40 inchi atau 50-100 cm dari mata. Jika Anda kesulitan membaca padahal monitor sudah berada pada jarak 20 inchi, cobalah memperbesar font hingga Anda merasa nyaman.

  2. Beralih Ke LCD 
    Monitor tabung (CRT) akan memberi efek yang buruk dibanding LCD, karena energi yang dibutuhkan jauh lebih besar. Meskipun harga monitor LCD memang lebih mahal dibanding CRT, tetapi ini akan berdampak baik bagi Anda untuk selanjutnya.

  3. Atur Setting Monitor 
    Pre-set setting memberi level brightnes yang berbeda, ini menyesuaikan kondisi penggunaan monitor. Misalnya saat Anda bekerja atau internetan warna akan terasa sejuk di mata, lalu warna akan terlihat lebih terang ketika Anda bermain game atau nonton film.

  4. Gunakan Kacamata Antiradiasi 
    Walau hal ini membutuhkan biaya lebih, namun ada baiknya saat Anda memiliki cukup uang untuk membeli kacamata antiradiasi. Faktanya lapisan anti-radiasi pada kacamata itu sangat berguna bagi mata Anda, karena lapisan itu secara otomatis mengurangi efek nyeri di mata akibat radiasi cahaya yang berlebihan.

  5. Mengistirahatkan Mata Secara Berkala 
    Cara mudah menghindari mata lelah akibat radiasi monitor adalah mengistirahatkannya secara berkala. Cobalah untuk mengistirahatkan mata dengan perbandingan lima menit pada tiap jamnya. Anda bisa menggunakan waktu lima menit untuk berjalan-jalan, atau melihat sekeliling, yang penting menjauhkan mata dari monitor.

10 Hal yang Tidak Menguntungkan pada Pekerjaan di Bidang IT


Jika anda sedang mempersiapkan diri berkarir di bidang IT atau masih baru bekerja dalam dunia IT, berikut ada 10 rahasia yang tidak menguntungkan yang harus anda ketahui. Rahasia ini sebagian besar ditujukan untuk administrator jaringan, manajer IT, dan profesional desktop support.

1. Profesional IT sering kali menggunakan jargon untuk menutupi kesalahannya 
Banyak profesional IT menutupi kesalahan yang mereka lakukan dengan memberi penjelasan yang membingungkan kepada manajer non teknis, karena biasanya mereka tidak memiliki pemahaman yang baik tentang teknologi. Sebagai contoh untuk memberitahu seorang manajer bisnis non teknis mengapa aplikasi keuangan tidak dapat dijalankan selama 3 jam, maka profesional IT mungkin akan mengatakan “Terjadi blue screen pada layar SQL yang menjalankan applikasi keuangan” padahal penyebab sebenarnya adalah update driver yang ia terapkan pada server tidak diuji terlebih dahulu.

2. Beberapa profesional IT mengembangkan teknologi berdasarkan kemampuan dalam menjalankannya
Banyak profesional IT yang memilih dan mengimplementasikan teknologi didasarkan pada kemampuan dan seberapa bebas mereka dapat menggunakan atau menjalankanya, bukan berdasar pada mana yang benar benar baik dan bermanfaat untuk bisnis itu sendiri. Sebagai contoh sebuah perusahaan lebih memilih untuk menggunakan sistem operasi Windows karena latar belakang karyawan ITnya memiliki kemampuan lebih menggunakan Windows, padahal menggunakan sistem operasi Linux adalah solusi yang lebih baik.

3. Para staff atau karyawan IT adalah hambatan terbesar dalam menerapkan teknologi yang baru 
Salah satu kendala terbesar untuk migrasi ke teknologi yang baru adalah, tidak ada persetujuan dari manajemen keuangan karena banyaknya biaya yang harus dikeluarkan. Ketika mereka sudah memiliki sesuatu dan terbiasa menggunakan yang sudah ada, mereka enggan untuk mengubahnya, ini bisa jadi hal yang baik karena pekerjaan mereka tergantung dari kestabilan infrastruktur yang ada. Namun mereka juga menggunakanya sebagai alasan untuk tidak menghabiskan waktu belajar sesuatu yang baru.

4. Anda akan banyak menghabiskan waktu dengan teknologi lama dibandingkan dengan mengimplementasikan sesuatu yang baru 
Hal yang menarik bekerja dalam bidang IT adalah bahwa kita akan banyak bermain dengan teknologi terbaru yang ada pada saat ini, namun tidak terjadi di sebagian besar pekerjaan IT. Yang benar adalah bahwa para profesional IT biasanya menghabiskan waktu untuk menjaga dan merawat teknologi yang sudah ada sebelumnya.

5. Vendor dan konsultan IT akan mengakui kehebatanya ketika proyek berjalan dengan baik, sebaliknya anda akan disalahkan jika proyek yang dijalankan gagal 
Bekerja dengan konsultan IT adalah bagian penting dari pekerjaan dan dapat menjadi salah satu hal yang lebih menantang. Konsultan akan membantu memberi solusi untuk anda dalam mengerjakan suatu proyek, dan ketika semuanya berjalan dengan baik maka ini akan menjadi sebuah kerjasama yang baik. Tetapi anda harus berhati hati, ketika ada sesuatu yang salah beberapa konsultan akan menganggap bahwa andalah penyebabnya, dan mengklaim bahwa solusi yang mereka berikan sudah benar dan bekerja baik pada perusahaan lain. Sebaliknya jika proyek berjalan dengan lancar, mereka akan mengakui kehebatan dalam solusi yang merke berikan dan mengabaikan pekerjaan besar yang telah anda lakukan untuk menyesuaikan dan mengimplementasikan solusi untuk perusahaan anda.

6. Anda akan sering diminta oleh rekan kerja untuk memperbaiki masalah PC mereka di rumah yang bukan bagian dari pekerjaan anda 
Karena anda dianggap sebagai orang yang ahli dalam bidang teknologi atau karena anda adalah seorang teknisi jaringan, rekan kerja anda akan sering meminta bantuan dalam menyelesaikan masalah pada PC mereka dirumah seperti, bagaimana menghilangkan virus atau mengaktifkan router nirkabel yang berhenti bekerja karena mati lampu. Beberapa dari mereka bahkan akan membawa PC rumahnya ke kantor anda untuk diperbaiki. Jika itu adalah rejeki, maka anda akan dibayar sesudahnya, tetapi tidak sedikit dari mereka yang hanya mengharapkan bantuan anda secara gratis. Membantu orang lain dapat sangat bermanfaat, namun anda harus tahu kapan harus membantu dan kapan harus menolaknya.

7. Sertifikat tidak akan selalu menjamin seseorang untuk menjadi karyawan yang baik 
Manajer SDM (Sumber Daya Manusia) pada sebuah perusahaan akan lebih tertarik untuk merekrut seseorang yang bersertifikasi, karena dengan hal itu memudahkan departemen HR (Human Resource) untuk menyeleksi calon pekerja dengan lowongan yang ada. Sertifikasi akan membuka karir anda lebih luas, menunjukkan bahwa anda orang yang terorganisir, ambisius dan memiliki keinginan yang besar dalam memperluas keahlian anda. Jika anda memiliki sertifikasi yang sesuai dengan keahlian anda, maka hal itu akan menjadi nilai tambah dan nilai jual bagi anda. Namun pada kenyataanya banyak pimpinan perusahaan yang mengeluh dengan teknisi yang dipekerjakan berdasarkan sertifikasi. Mereka umumnya hanya memiliki skill dan kemampuan yang baik dalam bidangnya tetapi tidak tahu bagaimana mengatur atau menangani masalah dengan cepat karena tidak memiliki pengalaman bekerja sebelumnya. Maka sertifikat sebenarnya bukan satu satunya indikator untuk mengukur seberapa baik seseorang dapat bekerja.

8. Anda bisa menjadi orang yang paling dibenci atau paling disegani oleh bawahan anda jika anda seorang manajer IT 
Jika anda dapat menangani suatu masalah yang dapat memperpanjang jam kerja bawahan anda, maka anda bisa menjadi atasan yang disegani bagi mereka. Namun sebaliknya jika anda tidak dapat menangani sesuatu yang dapat menghambat pekerjaan atau memperpanjang jam kerja bawahan anda, seperti tiba tiba saja koneksi jaringan sedang down, maka mereka akan menganggap bahwa andalah penyebabnya.

9. Anda akan disalahkan jika terjadi kesalahan konyol pada pengguna komputer 
Beberapa pengguna komputer akan spontan melimpahkan kemarahanya ketika frustasi. Mereka bisa saja meluapkanya kepada anda karena anda adalah seorang staff IT dengan menyalahkan anda seperti “apa yang salah sama komputer ini?”, “komputer ini rusak, kenapa masih dipasang!” atau “kamu apain komputernya?kenapa bisa jadi begini”. Padahal kesalahannya adalah karena kecerobohan atau kelalaian dari mereka sendiri, seperti ternyata mereka tidak sengaja mencabut kabel mouse dengan kaki mereka, atau bahkan menumpahkan kopi mereka di keyboard komputer.

10. Bayaran di bidang IT lebih besar dibandingkan dengan profesi lain, namun karena itulah perusahaan anda dapat mempekerjakan anda kapan saja diluar jam kerja 
Kebutuhan akan profesional IT akan terus meningkat bagi perusahaan, seriring berkembangnya teknologi dalam bisnis dan kehidupan masyarakat. Karena bayaran bagi profesional IT cukup besar, perusahaan sering kali menambah jam kerja anda sewenang-wenang, karena anda dianggap sebagai bagian inti dari perusahaan. Anda bisa saja bekerja lebih dari 6 jam pada akhir pekan untuk menyebarkan (deployment) update sebuah software, atau bahkan menerima telepon pada malam hari untuk mengatasi jaringan yang bermasalah. Tidak ada kompensasi waktu selama anda masih dibayar dengan baik.


http://kabarit.com/2011/07/cisco-melakukan-phk-15-karyawan/

10 Keahlian TI Yang Paling Dicari



Bidang Teknologi Informasi (TI) kerap digembar-gemborkan punya masa depan, peluang kerjanya yang besar, gajinya termasuk menggiurkan. Mau tahu apa saja keahlian teknologi informasi yang bakal paling dicari di masa depan? Berikut ini adalah daftar yang diambil dari berbagai sumber:


  1. MOBILISASI APLIKASI
    Mobilitas mengubah gaya hidup orang. Sekarang, perangkat genggam seperti ponsel PDA dan smartphone menjadi alat bisnis yang penting. Akibatnya, banyak perusahaan membutuhkan orang yang membutuhkan orang yang mampu memperluas penggunaan aplikasi seperti ERP atau procurement ke perangkat mobile. 
  2. JARINGAN NIRKABEL
    Perkembangan standar teknologi nirkabel seperti Wi-Fi, WiMax, dan Bluetooth membuat keahlian mengamankan transmisi nirkabel berada di peringkat paling atas. Yang banyak dibutuhkan saat ini adalah administrator jaringan dengan spesialisasi di bidang wireless~seseorang yang tahu bagaimana perangkat wireless bekerja di jaringan, bukan sekedar teknisi. 
  3. DESAIN ANTARMUKA
    Bidang lain yang menjajikan adalah interaksi antara komputer dan manusia atau desain antarmuka (user interface), baik desain aplikasi web maupun desktop. 
  4. PROJECT MANAGEMENT
    Perusahaan membutuhkan calon-calon manajer proyek (project manager) yang bisa memimpin tim, membuat project life cycle yang masuk akal, dan mampu mengelola sebuah proyek. Salah satu pertanyaan yang sering dilontarkan saat wawancara kerja adalah bagaimana cara mengatasi konflik dalam tim.
  5. JARINGAN UMUM
    Bidang TI tak bisa lepas dari jaringan sehingga professional TI berlatar belakang non jaringan pun sebaiknya memahami konsep-konsep dasar jaringan, seperti TCP/IP, Ethernet, serat optis, dan komputasi jaringan.
  6. TEKNISI JARINGAN KONVERGENSI
    Makin banyak perusahaan yang mengimplementasikan VoIp, makin besar pula kebutuhan mereka akan administrator jaringan yang memahami seluk beluk jaringan (jaringan LAN, WAN, dan internet) dan bagaimana konvergensinya. Ini merupakan peluang bagi orang-orang yang pernah bekerja di bidang telekomunikasi dan memahami jaringan TI, atau sebaliknya. 
  7. PROGRAMMING OPEN SOURCE
    Kemampuan programming Linux, Apache, MySql, dan PHP (atau bisa disingkat LAMP) bisa dibilang sangat diminati. Salah satu penyebabnya adalah ketidakpuasan costumer dan kekuatiran mereka terhadap masalah sekuriti, utamanya di wilayah system operasi dan database. 
  8. EMBEDDED SEKURITI
    Sekarang, sudah jadi tren bahwa semua lowongan TI mensyaratkan keahlian dan sertifikat di bidang keamanan. Apapun bidang TI-nya, perusahaan mengharapkan pencari kerja memiliki pemahaman mengenal sisi sekuritinya. 
  9. INTEGRASI TEKNOLOGI RUMAH DIGITAL
    Pertumbuhan pasar home video dan audio, serta keamanan rumah dan system lighting otomatis membuat segmen rumahan menjadi ladang bisnis teknologi yang subur. Tapi siapa yang bisa memasang sistem-sistem tersebut atau memperbaikinya ketika terjadi masalah? Coba saja ambil sertifikasi Digital Home Technology Integrator dari CompTIA dan Consumer Electronics Association. 
  10. NET, C#, C++, JAVA YANG PLUS
    Bukan hanya coder yang dicari, tapi keahlian programming. Net, C#, C++, dan Java yang dibarengi dengan kemampuan memimpin tim atau mengkoordinasikan proyek.
Sumber: PC PLUS Magazine